Namun, yang paling kupikirkan saat ini adalah nyanyianku--karena semua ini akan berakhir cepat atau lambat.
Nyanyianku membawaku mengembara.
Karena suaraku, aku berhimpun.
Karena suaraku, aku berkenalan.
Karena suaraku, aku mengenal cinta yang selama ini aku ingkari.
Karena suaraku, aku jatuh dan lelah.
Karena suaraku, aku kehilangan koneksi.
Karena suaraku, aku hilang arah.
Karena suaraku, aku membenci nyanyianku.
Namun, karena semua ini akan berakhir, aku juga berpikir bahwa aku cinta. Aku tidak ingin semua ini cepat berakhir. Apa hidupku tanpa nyanyianku?
Dan sesaat, aku menyadari bahwa diriku ini hipokrit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar